Minggu, 13 Desember 2020

Filled Under:

Ini dia Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah

Cara Menanam Bawang Merah

Harga bahan pokok seringkali mengalami kenaikan yang cukup siginifikan, terutama menjelang hari raya seperti Idul Fitri. Banyak berbagai bahan pokok yang harganya naik dua berkali-kali lipat. Tentunya hal ini bisa mengganggu keuangan.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa coba menanam sendiri bahan makanan yang sering dikonsumsi di rumah, salah satunya adalah bawang putih. Cara menaman bawang putih ini cukup mudah, bahkan bisa dilakukan menggunakan pot tanpa harus menggunakan lahan yang luas. Lalu bagaimana caranya? Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasannya berikut ini

Cara Menanam Bawang Putih Di Rumah Menggunakan Pot

1. Memilih Pot

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memilih pot yang sesuai. Menanam bawang putih itu sangatlah praktis karena tidak membutuhkan lahan luas dalam proses penanamannya. Hanya dengan menggunakan pot dan sedikit lahan di pekarangan rumah, anda sudah bisa menanam bawang putih ini. Pilihlah pot yang berlubang, soalnya lubang ini berfungsi sebagai tempat air bersirkulasi supaya tanah tidak mengandung terlalu banyak air yang bisa merusak tanaman. Idealnya pot tersebut memiliki kedalaman 20 cm, yang dapat menampung bawang putih dengan jarak kira-kira 10 cm antar siung, dan jarak 10 dari sisi pot.

2. Menyiapkan Bibit

Untuk menyiapkan bibit ini, ada dua jenis bawang putih yang bisa anda pilih, yakni bawang putih softneck dan bawang putih hardneck. Bawang putih softneck lebih cocok untuk ditanam di daerah yang memiliki cuaca panasa. Sedangkan bawang putih hardneck lebih cocok ditanam di daerah dengan kondisi cuaca dingin.

3. Menanam Bawang Putih

Setelah semua bahan yang diperlukan terkumpul, langkah berikutnya campurkan tanah subur dan media tanam. Lalu masukkan ke dalam pot/polybag. Penuhi campuran tanah tersebut ke dalam pot sampai ¾ isi. Lalu ambil beberapa bawang putih yang paling bagus. Potong sedikit bagian ujung bawang hingga terlihat daging bawangnya. Jika bawangnya sudah ada tunasnya, maka tidak usah dipotong lagi. Letakkan bawang-bawang tersebut di tanah dengan kedalaman 5 cm lalu timbun dengan tanah. Tidak usah menekan tanah timbunannya. Biarkan ada rongga-rongga di tanah tersebut.

4. Merawat Bawang Putih Yang Ditanam

Untuk teknik perawatan, ada beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan supaya bawang tumbuh dengan maksimal.

- Lakukan penyiraman dua kali sehari, yakni di pagi hari dan sore hari saat tahap awal penanaman.

- Kurangi intensitas penyiraman menjadi sehari sekali saat usia tanaman mencapai 10 hari.

5. Memberi Pupuk Lanjutan

Pupuk lanjutan ini terdiri dari 2 jenis, yakni pupuk daun dan pupuk buah. Jika tujuan anda menanam bawang adalah untuk mengambil daunnya, maka gunakanlah pupuk daun sebagai pupuk lanjutan. Sedangkan pupuk buah, gunakan pupuk ini jika anda menanam bawang untuk mengambil umbinya.  

6. Mengatasi Hama

Pada umumnya, masalah yang sering ditemui saat menanam bawang putih adalah serangan ulat dan daun menguning atau yang lebih popular disebut dengan penyakit layu. Adapun cara untuk mengatasinya ada dua pilihan, yakni dengan menggunakan bahan kimia atau alami.

7. Memanen Bawang Putih

Perlu diketahui bahwa masa panen bawang putih ini sekitar 90-100 hari sejak tanam. Namun, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi waktu yang dibutuhkan bawang putih untuk siap panen, salah satunya adalah faktor cuaca. Dimana, tanaman bawang putih ini tidak membutuhkan banyak air. Kalau semakin banyak air yang didapat, maka akan semakin besar juga kemungkinan gagal panen. Oleh karena itu, saat menanam bawang pastikan agar tanaman tersebut terkena sinar matahari yang cukup.

 





0 komentar:

Posting Komentar